{"id":1153,"date":"2026-04-23T05:21:05","date_gmt":"2026-04-23T05:21:05","guid":{"rendered":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/?page_id=1153"},"modified":"2026-04-23T05:49:39","modified_gmt":"2026-04-23T05:49:39","slug":"prinsip-tujuan","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/?page_id=1153","title":{"rendered":"Prinsip Pengelolaan"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"259\" src=\"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-1024x259.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1171\" style=\"width:1170px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-1024x259.jpg 1024w, https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-300x76.jpg 300w, https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-768x194.jpg 768w, https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-1536x389.jpg 1536w, https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Gambar-7-1-2048x519.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Pengelolaan ZISKA berprinsip:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Syariat Islam,<\/strong>&nbsp;artinya dalam menjalankan tugas dan fungsinya, harus berpedoman sesuai syariat Islam, mulai dari tata cara perekrutan pegawai hingga tata cara pendistribbusian ZISKA;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Amanah dan integritas,<\/strong>&nbsp;artinya harus menjadi lembaga yang dapat dipercaya, dengan memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Kemanfaatan,<\/strong>&nbsp;artinya memberikan manfaat yang besar bagi mustahik;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>4. Keadilan,<\/strong>&nbsp;artinya mampu bertindak adil, yakni sikap memperlakukan secara setara di dalam memenuhi hak-hak yang timbul berdasarkan perjanjian serta peraturan perundangan yang berlaku;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5. Kepastian hukum,<\/strong>&nbsp;artinya muzaki dan mustahik harus memiliki jaminan dan kepastian hukum dalam proses pengelolaan dana ZISKA;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>6. Terintegrasi,<\/strong>&nbsp;artinya harus dilakukan secara heirarkis sehingga mampu meningkatkan kinerja pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan dana ZISKA;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>7. Akuntabilitas,<\/strong>&nbsp;artinya pengelolaan dana ZISKA harus bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan mudah diakses oleh masyarakat dan pihak lain yang berkepentingan;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8. Profesional,<\/strong>&nbsp;artinya perilaku yang selalu mengedepankan sikap dan Tindakan yang dilandasi oleh tingkat kompetensi, kredibilitas dan komitmen yang tinggi;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>9. Transparansi,<\/strong>&nbsp;artinya tindakan menyampaikan informasi secara transparan, konsisten, dan kredibel untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pemangku kepentingan;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>10. Sinergi,<\/strong>&nbsp;artinya sikap membangun dan memastikan hubungan kerja sama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan dana ZISKA untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>11. Berkemajuan,<\/strong>&nbsp;artinya melakukan sesuatu secara baik dan benar yang berorientasi ke depan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengelolaan ZISKA berprinsip: 1. Syariat Islam,&nbsp;artinya dalam menjalankan tugas dan fungsinya, harus berpedoman sesuai syariat Islam, mulai dari tata cara perekrutan pegawai hingga tata cara pendistribbusian ZISKA; 2. Amanah dan integritas,&nbsp;artinya harus menjadi lembaga yang dapat dipercaya, dengan memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral; 3. Kemanfaatan,&nbsp;artinya memberikan manfaat yang besar bagi mustahik; 4. Keadilan,&nbsp;artinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"class_list":["post-1153","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1153"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1153\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1172,"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/1153\/revisions\/1172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lazismukotatasikmalaya.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}