Pilar 3 – Ekonomi

1. Pemberdayaan UMKM

Lazismu melalui program 1000 UMKM berusaha mendorong usaha kecil seperti ini agar berkembang dengan memberikan modal tambahan dan pendamingan usaha. Pemberdayaan unit-unit usaha kecil seperti ini akan menopang roda ekonomi keluarga agar menjadi lebih baik.

Donatur bisa berdonasi melalui program 1000 UMKM untuk membantu lebih banyak lagi keluarga dhuafa untuk kebangkitan taraf ekonominya.

Ekonomi yang baik akan berpengaruh terhadap segala lingkup kehidupannya. Kesehatannya terjamin, pendidikan anak-anak lancar dan terjaga martabatnya dari meminta-minta.


2. Tani Bangkit

Komoditas pertanian menjadi cerita ironis di negeri agraris. Indonesia sebagai negeri yang subur dan makmur, ternyata sektor pertaniannya alami kemunduran. Profesi petani sudah tidak lagi diminati di desa-desa. Anak-anak dari keluarga petani lebih memilih bekerja di pabrik-pabrik dengan penghasilan yang rendah. Keberadaan petani tak memiliki posisi yang kuat ketika hasil panennya tak mampu menyejahterakan petani sendiri.

 

Petani kian terpinggirkan, lemah tak berdaya menghadapi kebijakan politik negara. Misalnya harga jual beras yang dibatasi dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh pemerintah, sementara harga pupuk dan kebutuhan lain terus merangkak naik tanpa terkendali. Merespon posisi petani yang terpuruk, Lembaga Amil Zakat Nasional, dalam hal ini Lazismu hadir di tengah-tengah para petani untuk mendorong kemajuan sektor pangan dan kesejahteraan para petani.


3. Peternak Mandiri

Program pemberdayaan peternak dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas harga ternak dan memiliki daya saing.

Berbagai model pemberdayaan untuk peternak ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak di pedesaaan.

Diharapkan dengan adanya program ini para peternak mampu mengakses pelatihan, pakan dan pasar yang berkualitas, serta kebutuhan kurban Lazismu dapat dipenuhi dari peternak binaan Lazismu.

Ayo wujudkan peternak yang mandiri dan berdikari untu kesejahteraan peternak di desa.