Bandung – Lazismu Kota Tasikmalaya turut ambil bagian dalam kegiatan Silaturahim Ba’da Ramadhan Lazismu se-Jawa Barat & Launching Qurbanmu 1447 H yang diselenggaran di Lantai 4 Bank Danamon Kanwil 2 Bandung Jawa Barat, pada Kamis 16 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan dalam rangka koordinasi dan evaluasi Lazismu se-Jawa Barat pasca bulan Ramadhan dan menjelang momentum akbar selanjutnya yaitu Qurban sekaligus launching program Qurbanmu 1477 H.
Lalu di sela-sela kegiatan, Lazismu Wilayah Jawa Barat memberikan beberapa penghargaan kepada Lazismu Daerah Terbaik yang berhasil menghimpun dana pada bulan Ramadhan melebihi target yang ditetapkan oleh Lazismu Jawa Barat, salah satunya adalah Lazismu Kota Tasikmalaya yang berhasil meraih penghargaan dengan menghimpunan ZISKA selama bulan Ramadhan sebesar Rp. 410.708.786,- yang awalnya ditargetkan hanya Rp. 300.000.000. Penghargaan tersebut menjadi kejutan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran amil.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Wilayah Jawa Barat atas apresiasinya, serta kepada seluruh amil Lazismu Kota Tasikmalaya yang telah bekerja dan menjalankan amanah umat hingga saat ini”, pungkasnya Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Tasikmalaya, Ganjar Santika.
Kami masih banyak belajar dari teman-teman daerah lain, agar sesuai dengan target yang diharapkan”, ujarnya. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif, dukungan persyarikatan, serta kepercayaan para muzaki yang terus menitipkan amanahnya melalui Lazismu Kota Tasikmalaya.
Selanjutnya, Lazismu Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memperkuat edukasi zakat, infak, dan sedekah, khususnya di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah, agar kesadaran berzakat tumbuh secara berkelanjutan dan terorganisasi.
Lalu pada sambutannya, Ketua Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Barat, Chaffid Seffriyadi, M.Pd. berpesan agar amil di daerah tetap konsisten, semangat dan semakin kreatif serta berinovasi dalam melakukan penghimpunan dan penyaluran dana ZISKA, apalagi menjelang momentum Qurban, Lazismu harus jadi garda terdepan dalam kegiatan Qurban yang inovatif dan menjangkau daerah 3T.
Terakhir dalam tausiyahnya, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D, berpesan bahwa Muhammadiyah melalui Lazismu harus memiliki peran sebagai lembaga zakat sesuai dengan visinya yaitu menjadi lembaga zakat yang terpercaya, maka dari itu amil-amil yang ada di daerah harus kuat dan punya daya saing di masyarakat.



Tinggalkan Balasan